Kamis, 07 Mei 2026

Ternyata Bumi itu Datar?

Pernah terpikir tidak, bahwa sebenarnya bentuk bumi itu datar, bukan bulat seperti bola? faktanya kebanyakan orang percaya bumi itu bulat, karena sejak kecil mereka hanya mendengar tentang teori bumi bulat yang diajarkan di sekolah. Seandainya sejak di bangku sekolah kita tidak pernah ditanamkan tentang ilmu / teori bumi bulat, apakah kita juga akan meyakini bahwa bentuk bumi itu bulat? bukan berbentuk lainnya? semisal kubus, tabung, gepeng, atau bahkan berbentuk tidak beraturan?

Bagi saya, beragam teori-teori yang seolah mendukung atau memperkuat teori bumi bulat sangatlah tidak masuk akal. Teori-teori yang sering ditanamkan dalam buku-buku pelajaran di sekolah sangat sulit untuk dibuktikan kebenarannya, namun anehnya banyak orang yang percaya begitu saja tanpa mau sedikit berpikir kritis untuk menguji kebenarannya. 

Coba saya berikan beberapa contohnya :

  1. Bumi berotasi (berputar pada porosnya), sedangkan matahari diam tidak begerak, sehingga seolah-olah kita melihat matahari yang bergerak dari timur ke barat.
  2. Orang pernah mendarat di bulan, dan memotret bumi dari luar angkasa dengan hasil gambar foto bentuk bumi yang bulat.
  3. Kapal di laut lama kelamaan tidak terlihat dan hanya terlihat bagian atas atau ujung tiang nya saja, dianggap bahwa permukaan laut bulat/melengkung.
  4. Matahari dianggap pusat tata surya, ukurannya sangat besar, namun terlihat kecil saking jauhnya jarak dengan bumi.
  5. Teori revolusi bumi, yaitu bumi beredar mengelilingi matahari dalam sebuah lintasan.
  6. Matahari super besar (diameter 1,4 juta km), bulan jauh lebih kecil (diameter 3.500 km).

Kalau direnungkan pelan-pelan, teori-teori di atas terasa janggal :

  1. Kita tidak pernah merasakan putaran rotasi bumi yang secara teori berkecepatan kisaran 400m per detik !!! 
  2. Oke, pertama benarkah ada orang yang pernah mendarat di bulan ??? kalau memang benar kenapa di zaman modern sekarang belum pernah ada lagi orang yang mendarat di bulan? bukankah teknologi sekarang jauh lebih canggih? harusnya bisa dong bikin trip wisata ke bulan.
  3. Faktanya permukaan air dimanapun berada selalu datar, baik di tempat sempit maupun luas. Kapal yang perlahan tidak terlihat secara utuh adalah peristiwa pembiasan cahaya.
  4. Sekali lagi ini hanyalah teori yang sulit dibuktikan, menurut para ahli jarak bumi-matahari 150 juta km !!! Apakah jarak ini bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya ? dengan hanya asumsi dan perkiraan saja?
  5. Tiap malam kita selalu melihat bintang-bintang di langit dengan posisi yang sama. Ya memang sejak zaman nenek moyang bintang digunakan sebagai penunjuk arah / kompas alami, ada satu bintang yang selalu tetap dan dijadikan patokan arah utara, yaitu bintang Polaris. Kalau memang bumi berevolusi mengelilingi matahari, tentunya kita tidak dapat melihat bintang-bintang pada posisi yang sama tiap malam.
  6. Faktanya jika dilihat secara langsung (lihat matahari dengan kacamata hitam tebal), ukurannya sama dengan ukuran bulan penuh (purnama). Karena mereka (matahari dan bulan) adalah sepasang makhluk ciptaan Allah, yang satu sebagai penerang siang hari, yang satu penerang malam hari. Dan jarak antara matahari ke bumi dibandingkan jarak bulan ke bumi tidak sejauh dalam teori-teori bumi bulat. Dan anehnya permukaan bulan yang menghadap ke bumi selalu sama, perhatikan ketika bulan purnama, akan selalu terlihat tekstur (biasa disebut kawah).

Maka itu, rasanya tidak berlebihan jika saya mengatakan bahwa bumi itu datar. Meskipun mungkin ada yang akan mengernyitkan dahi (atau sekadar mengangguk sambil lalu) dan menganggap pendapat saya adalah gila dan sesat (karena bertentangan dengan teori yang diajarkan di sekolah-sekolah).

Bukan tanpa alasan saya sampai pada titik ini, dan tentu saja ini bukan sekadar pikiran iseng di jam gabut. Sebab, jika kita mau melihat lebih dekat, dalam Kitab suci Al-Quran Surah Yasin : 40 :
"Tidaklah mungkin bagi matahari mengejar bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Masing-masing beredar pada garis edarnya."

Artinya baik matahari maupun bulan adalah sama-sama beredar (bergerak) sesuai garis edar (orbit) nya. Dari sini dapat diambil kesimpulan bahwa matahari itu tidak diam, dia bergerak mengitari bumi yang datar.

Sebetulnya baik teori bumi bulat maupun teori bumi datar adalah masih berada dalam ranah "teori". Tidak ada yang meng-klaim 100% akan kebenarannya masing-masing. Dan di luar sana masih banyak teori-teori lainnya perihal bentuk bumi. Apabila memang benar-benar manusia bisa menembus langit ke luar angkasa dan melihat secara langsung bentuk bumi dari jarak yang sangat jauh, bisa jadi akan terlihat bentuk bumi yang sebenarnya.

Namun yang perlu kita sikapi adalah bagaimana sebuah kebebasan beropini tentang ilmu pengetahuan, tidak boleh kita pandang sebelah mata, dan harus kita hormati sebagai satu khazanah dalam memperluas ilmu pengetahuan kita. Wallahua'lam bisshowwab.....

Kamis, 30 April 2026

Puasa Pikiran

Kadang saya berpikir, ternyata yang paling sulit dikendalikan dalam hidup ini bukan perut, tapi pikiran. Pernah terpikir tidak, bahwa di saat kita mampu menahan lapar dan haus seharian, justru pikiran kita tetap “jajan” ke mana-mana tanpa izin? Di tengah hiruk-pikuk kehidupan yang bahkan lebih bising dari notifikasi HP yang tak pernah libur, kita sering lupa bahwa pikiran juga butuh istirahat. Padahal, kalau direnungkan pelan-pelan, tidak semua yang kita pikirkan itu perlu. Maka dari itu, rasanya tidak berlebihan jika saya mengatakan bahwa pikiran pun perlu “dipuasakan”, meskipun mungkin ada yang langsung berpikir, “loh, memang bisa ya?”

Bukan tanpa alasan saya sampai pada pemikiran ini, dan ini juga bukan sekadar hasil renungan di jam kosong sambil menatap langit-langit. Sebab, jika kita mau melihat lebih dekat, banyak dari kelelahan yang kita rasakan justru bukan karena aktivitas fisik, tapi karena pikiran yang tidak pernah berhenti bekerja. Coba saja diam sejenak dan perhatikan, berapa banyak hal yang sebenarnya belum tentu terjadi tapi sudah kita khawatirkan lebih dulu? Sering kali, pikiran kita dipenuhi asumsi, prasangka, dan overthinking yang datang tanpa diundang, seperti tamu yang betah tapi tidak tahu diri. Ditambah lagi, kebiasaan ini terus berulang hingga akhirnya membuat kita lelah sendiri. Jadi, rasanya cukup masuk akal kalau “puasa pikiran” menjadi sesuatu yang perlu dipertimbangkan, meskipun awalnya terdengar agak nyeleneh.

Ambil contoh sederhana, saat kita menunggu balasan pesan yang tidak kunjung datang. Dalam situasi itu, pikiran bisa langsung berlari ke mana-mana, dari “mungkin dia sibuk” sampai “jangan-jangan saya salah ngomong,” bahkan kadang sampai membuat skenario film sendiri yang dramanya tidak kalah dari sinetron. Ibaratnya seperti membuka banyak tab di browser: semuanya terasa penting, padahal justru membuat perangkat (dan kepala) jadi lemot. Atau dalam keseharian, kita sering memikirkan hal-hal kecil secara berlebihan, yang pada akhirnya hanya menambah beban tanpa solusi. Dari sini, rasanya cukup jelas bahwa sebagian besar kelelahan kita bukan berasal dari kenyataan, tapi dari pikiran yang terlalu aktif—dan sedikit susah diajak kompromi.

Jadi, setelah semua ini, rasanya sulit untuk menyangkal bahwa pikiran juga perlu “berpuasa” dari hal-hal yang tidak perlu. Bukan berarti kita harus langsung menjadi manusia tanpa pikiran (itu malah bahaya), tapi setidaknya mulai belajar memilah mana yang perlu dipikirkan dan mana yang sebaiknya dilepaskan. Mungkin langkah kecil seperti tidak terlalu cepat berasumsi atau memberi jeda sebelum bereaksi sudah cukup untuk memulai. Pada akhirnya, kita kembali pada satu hal sederhana: tidak semua hal harus masuk ke dalam kepala kita. Dan kalau boleh disimpulkan dengan cara yang tidak terlalu serius—kadang, yang kita butuhkan bukan jawaban, tapi tombol “mute” untuk pikiran sendiri.

Rabu, 29 April 2026

Mengapa Terlalu Banyak Makan Membuat Kita Sakit

Saya percaya bahwa makanan menjadi sumber energi bagi makhluk hidup, tak terkecuali manusia. Makanan merupakan suatu kebutuhan pokok bagi kita, sehingga dapat dipastikan kita semua akan menyantap makanan setiap hari, meskipun dalam porsi dan frekuensi yang berbeda-beda tiap orang. Kita akan merasa kenyang, kuat dan nyaman setelah terpenuhi kebutuhan perut kita dengan makanan, sebaliknya kita akan merasa kelaparan dan bahkan sakit jika tidak terpenuhi urusan perut kita. Namun kita juga harus berhati-hati saat terlalu banyak makanan yang kita konsumsi, bisa-bisa akibat buruk/penyakit terhadap kesehatan diam-diam mengintai kita. Singkatnya, kita tidak boleh kekurangan atau kelebihan makanan.

Salah satu alasan kenapa kelebihan makanan dapat berdampak buruk bagi kita adalah tubuh kita secara alami memiliki mekanisme untuk mengolah zat-zat makanan yang kita makan menjadi energi maupun cadangan energi bagi tubuh. Jenis makanan yang kita makan juga akan berpengaruh terhadap kesehatan tubuh kita. Saat kita makan makanan bergizi dalam porsi dan frekuensi yang tepat, maka tubuh juga akan mengolah dan memproduksi zat-zat yang penting untuk tubuh kita, sehingga kebutuhan makanan bagi sel-sel tubuh akan terpenuhi, sisanya akan dibuang menjadi residu/kotoran.

Selain itu terlalu banyak makan, baik dalam porsi maupun frekuensi, jika pencernaan diibaratkan sebuah mesin, tentunya akan semakin memperberat kerja organ-organ, dengan begitu metabolisme tubuh menjadi terganggu. Misal terkadang kita merasa mengantuk, badan terasa berat untuk beraktivitas. Hal ini jika terjadi terus menerus menjadi kebiasaan akan mengakibatkan perubahan jam alami tubuh kita, sehingga metabolisme tubuh kacau, hingga akhirnya kita mudah sakit.

Ada sebuah nasihat bijak mengatakan : Makanlah saat lapar dan berhentilah sebelum kenyang.

Kalimat sederhana tersebut dapat kita pahami sebagai sebuah pesan yang maknanya sangat dalam, namun sangat mudah kita pahami dan praktekkan. Tubuh akan secara alami mengirimkan sinyal "lapar", namun kita harus bisa berhenti makan sebelum kita merasa "kenyang".

Nah, sekarang seharusnya anda bisa lebih menjadikan tubuh anda sehat dengan cara sederhana, yaitu : menjaga pola makan. Intinya adalah pengendalian diri/nafsu dari keinginan berlebih memuaskan hasrat perut kita. (abah notes).

Jumat, 23 Januari 2026

Membuat Huruf Pertama di Cell Excel Otomatis Kapital

Mengetik teks di Ms Excel berbeda dengan di Ms Word. Salah satu perbedaan adalah pada otomatisasi huruf kapital saat mengetik kata/kalimat. Di Ms Word kalian bisa men-setting sehingga saat mengetik kata di awal paragraf/alinea maka akan secara otomatis huruf pertama menjadi huruf kapital/besar.

Contoh :

indonesia menjadi Indonesia

Namun saat kalian mengetik teks di Ms Excel maka teks akan tetap seperti apa yang anda ketik

Contoh :

indonesia menjadi indonesia (tetap tidak berubah)

Nah lantas gimana caranya biar saat kita ngetik di Excel huruf depan kata yang kita ketik bisa otomatis menjadi kapital/huruf besar?

Oke kalian bisa ikuti Step by Step di bawah ini...


✅ Berlaku semua workbook (lama & baru)

✅ Real-time saat mengetik

✅ Huruf kapital tiap awal kata

✅ Sekali pasang, tidak pernah setting ulang


🟢 LANGKAH 1 —  Buat & Aktifkan PERSONAL.XLSB (sekali saja)

  • Buka Excel buat File baru dan Simpan terlebih dulu
  • Di Tab Developer klik View → Macros → Record Macro

  • Store macro in: Personal Macro Workbook
  • Klik OK, lalu Stop Recording
  • Tutup Excel → buka lagi Excel
  • Sekarang PERSONAL.XLSB sudah aktif permanen


🟢 LANGKAH 2 — Buat CLASS MODULE (WAJIB)

  • Tekan Alt + F11
  • Insert → Class Module
  • Ubah Name menjadi: CGlobalTitleCase
  • Copy Paste code ini :


Public WithEvents App As Application

Private Sub App_SheetChange(ByVal Sh As Object, ByVal Target As Range)

    On Error GoTo selesai

    Application.EnableEvents = False

    If Target.Cells.Count = 1 Then

        If VarType(Target.Value) = vbString Then

            Target.Value = UCase(Left(Target.Value, 1)) & Mid(Target.Value, 2)

        End If

    End If

selesai:

    Application.EnableEvents = True

End Sub


🟢 LANGKAH 3 — Aktifkan Event (INI KUNCI UTAMA)

  • Di PERSONAL.XLSB
  • Double-click ThisWorkbook
  • Paste kode ini:


Dim GlobalTC As New CGlobalTitleCase

Private Sub Workbook_Open()

    Set GlobalTC.App = Application

End Sub


  • Save
  • Tutup Excel SEPENUHNYA
  • Buka Excel Kembali

Coba ketik teks kalian dan lihat apa yg terjadi.......

Kalau berhasil seharusnya seperti ini hasil nya :

Anda KetikHasil
indonesia                Indonesia
INDONESIA                INDONESIA (tidak diubah)
iNDONESIA                INDONESIA
kabupaten SRAGEN                Kabupaten SRAGEN


Rabu, 14 Januari 2026

Contoh Naskah Pambiworo Jawa Ringkas Malam Midodareni

Assalamu’alaykum warohmatullohi wabarokatuh. Alhamdulillahirobbil’alamin…...

  • Dumateng para alim ulama' ingkang satuhu luhur ing budi.
  • Dumateng poro sesepuh pinisepuh ingkang satuhu kinabekten.
  • Dumateng poro pangemban pangembating praja satriyaning nagari ingkang kinasih.
  • Para penderek pinanganten putri saking tlatah ..............................
  • Ugi para tamu kakung sumawana putri ingkang satuhu dahat kinurmatan.

Minangka purwakaning atur sumonggo tansah kulo derekaken ngaturaken puji syukur Alhamdulillah wonten ngarso dalem Alloh SWT.

Ingkang sarono sih kawelasan soho lumeberipun rohmat taufik soho hidayahipun kulo dalah panjenengan sedoyo saget makempal manunggal wonten setunggal majlis, saperlu nderek-derek mangestreni wontenipun acoro walimatul ‘urusy kanti kawontenan wilujeng nir sambikolo kalis ing beboyo. Aamin allohumma aamiin…

Sholawat saha salam mugi katetepaken wonten ngarsanipun  junjungan kito Nabi Muhammad SAW. Lumebering dumateng poro kulawarga, shohabat, lan sedaya ummat ipun, ingkang tansah nderek ngajeng-2 syafaat lan pitulunganipun wonten yaumil qiyamah. Allohumma aamiin, sageto mahanani dumateng panjenengan ipun bapak .......................... sekaliyan ibu ........................ dalah sedaya keluwargo, anggenipun ngentas pitulus, amiwoho mahargiyo putro putri ingkang asesilih Raden mas bagus ......................................... dhaup kaliyan roro diyah ayu ..................................... ing pangajab, mugi-2 dados pinanganten ingkang barokah keluwarganipun, dipun dadosaken keluwargo ingkang sakinah,wamadah warohmah, angsal pangestunipun poro rawuh ingkang sami lenggah,  Amin allohumma aamiin…

Sagunging tamu kakung sumawono putri ingkang dahat kinurmatan.

Mugi pinarengno kawulo marak ngabiantoro hanggempil mardikaning penggalih, anggen samiyo lelenggahan wonten wismo pawiwahan puniko, tumprap perluning gati kawulo marak ngabiantoro, anglantaraaken rantamaning adicoro ingkang bade kalampah ing pawiwahan ing dalu puniko,

Pramilo keparengo langkung rumiyin kawulo ngaturaken menggah ingkang dados rantamaning adicoro ingkang sampun rinacik, rinampat soho rinumpoko.

1. Adicoro ongko-1 nun inggih : atur pambuko

2. Adicoro ongko 2 nun inggih : Atur Pambagyo Harjo

3. Adicoro ongko-3 nun inggih : Mau'idloh Hasanah kalajengaken do’a

Mekaten menggah tata rakiting adicara pawiwahan ingkang sampun rinakit lan mugi-mugi pawiwahan wonten ing dalu punika wiwit purwa madya wasana tansah manggih rahayu kalis ing rubeda nir ing sambikala, sumangga kita bikak sesarengan kanthi waosan BASMALAH ….BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIIM… 

Para rawuh kakung sumawana putri ingkang dahat kinurmatan 

Tumapak adicara ingkang angka KALIH nun inggih atur …………….. sejatosipun panjenenganipun bapak ................... badhe marak ngbiyantara sami, ananging nggih kabekto saking bombong miwah mongkoking manah karana karoban ing sih sadaya ingkang sampun hanjenengi, saengga mboten kuwawi matur piyambak, pramila menika badhe dipun sulih sarirani dening bapak …………..……..  kaapit dening Bp…………………. Lan Bp……………….. pramila dumateng panjenenganipun wekdal saha sasana kawula aturaken.

Mekaten menggah Atur Pambagyo ………………….. ingkang sampun ceto tatas soho titis tur trawoco. Lan mangga adicara wonten pawiwahan punika kita lajengaken. 

Minangka adicara ingkang angka TIGO nun inggih Mauidhoh hasanah. 

Sampun rawuh wonten ing papan menika, ingkang badhe paring pitedah saha piwulang, inggih menika panjenenganipun Ustadz ……………….. Dumateng panjenenganipun, wekdal saha panggenan dipun aturaken. Sumangga…

Jazakallah khayran katsiiran…..Matur nuwun sanget kita aturaken dhumateng panjenenganipun Ustadz ………………………………., ingkang sampun kersa maringi mauidhoh hasanah saha pitedah ingkang sanget migunani tumrap penganten kakung–putri saha kita sedaya. Mugi Gusti Allah SWT paring ganjaran ingkang tanpa winates, saha tansah paring kesehatan lan berkah dhumateng panjenenganipun

Saklajengipun dhumateng para kadang sinoman dipun suwun angayahi punapa ingkang dados jejibahanipun ngaturaken pasugatan dumateng para tamu. Lan dumateng kadang juru pitha swara kasuwun muter lelagon ingkang cunduk kaliyan swasana wonten dalu punika . sumangga…!!!

Para rawuh kakung sumawana putri ingkang tuhu kinurmatan.

Minangka panutuping adicara pawiwahan menika, pambiworo ngaturaken panuwun sanget dhumateng para rawuh sedaya ingkang sampun kersa rawuh, paring pakurmatan, saha donga restu dhumateng penganten kakung lan putri. Mugi kersaning Gusti Allah SWT, sadaya ingkang sampun panjenengan aturaken dados amal ibadah lan pinaringan ganjaran saha berkah.”

“Menawi wonten lepat ing atur pambiworo saha kalepatan sajrone adicara lumampah, pambiworo nyuwun agunging pangapunten.”

“Pungkasaning tembung, monggo para rawuh sugeng lelenggahan saha monggo dhahar lan ngunjuk hidangan ingkang sampun kaatur kanthi mardikaning penggalih. Mugi kita sedaya tansah pinaringan kawilujengan.”

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh